PESANKU UNTUK OMAGA SQUAD


Omaga! Kalian sedang apa? Ingat tidak saat pertama kita bertemu? Di kelas 10 IPS 1 ini, semuanya masih malu-malu kecut satu sama lain. Seperti kepompong yang mengintip dari cangkangnya ya. Tapi lihat waktu pun terus berjalan, kita bukan lagi kepompong yang hanya mengintip tapi seekor kupu-kupu yang terbang bebas. Hari demi hari kita lalui membuat rangkaian kisah penuh kenangan. Kenangan yang kita buat bersama, tapi apakah kenangan kita telah usai? Apakah durasi kenangan kita hanya sampai disini? Sampai kita tidak bisa memakai seragam putih abu-abu lagi atau sampai kita tidak bisa memasuki kelas untuk sekedar duduk, berbincang dan tertawa? Tapi waktu itu pasti tiba, berat rasanya untuk berkata “iya” selalu saja “tidak, jangan”. Bagaimana tidak, kebersamaan yang telah kita buat selama tiga tahun itu harus berhenti seketika.
                Kalau saja kata perpisahan tidak ada di dunia ini, tidak mungkin aku harus harus khawatir. “Hey… kenapa bersedih?” Perpisahan bukan berarti melupakannya, perpisahan bukan berarti memutus tali silahturami darinya. Perpisahan itu merupakan anugerah, karena tiada cinta tanpa perpisahan. Tahu tidak? Betapa beruntungnya aku memiliki sesuatu yang membuatku sulit mengucapkan perpisahan. Meskipun perpisahan itu akan selalu ada karena kita pernah berjumpa bersama dalam canda, tawa, dan bahagia. Setiap tetes air mata yang terjatuh di hari itu, biarkanlah menjadi saksi atas jalinan erat yang selama ini kita simpul seerat-eratnya.
                Perasaan takut dan gelisah datang saat jam menunjukan pukul 07.00 pagi dimana gerbang mulai tertutup yang mana menjadi pembatas antara kenangan yang akan kita buat . Ingat tidak saat kita selalu bercanda tidak kenal lelah. Selalu campur aduk saat diberikan soal sulit bahkan saat disuruh maju ke depan. Mengikuti berbagai lomba agustusan yang hanya menang satu kali. Makan bekal ramai-ramai saat jam istirahat, merumpi, tidur siang, main game online sampai teriak-teriak, bahkan belajar bareng iyaa belajar hahaa…. Saat kita study tour ke Bali, saat kita bernyanyi dan tidur dalam bus, saat kita makan bersama di Jimbaran, bahkan saat kita ke Pantai Kuta untuk melihat sunset tetapi kita terlambat dan sunsetnya pun hilang. Saat kita ke Pantai Perawan dan detik-detik terakhir ujian yang menguras tenaga serta pikiran. Lihatlah semuanya harus tersimpan dalam berkas kenangan.
                Tiga tahun bukan waktu yang sebentar di IPS 1 ini. Banyak emosi yang sulit diterka datang dikala kita suntuk tapi yakinlah perasaan dalam hati ini tidak seperti itu. Karena tidak ada sesuatu yang berharga  datang dengan mudah, kita telah melalui masa sulit bersama-sama. Tapi dalam kesulitan itu selalu muncul kebahagiaan si pembuat kenangan. Semua kisah di IPS 1 ini telah usai tersimpan dalam memori. Sekarang kita harus pergi meninggalkan IPS 1 ini, SMAN 3 Kab.Tangerang ini, kelas ini, meja dan kursi ini, serta jejak kaki yang telah terbuat di lantai ini. Bukan selamat tinggal yang akan tertulis tetapi terima kasih. Terima kasih telah mengisi waktuku selama tiga tahun ini.
                Jangan terlalu sedih Omaga. Marilah berbahagia, karena kita akan menemukan suasana yang baru, bukan disini lagi, tapi disana. Cukuplah setiap kenangan yang telah kita tanam akan menjadi kenangan yang tumbuh subur menabur benih sukacita diantara kita. Kita tidak perlu berada disini lagi, kita tidak harus selalu bersama, kita harus melanjutkan langkah ini. Mungkin ke tempat yang berbeda yang siap untuk kita melanjutkan hidup. Sakitnya perpisahan bukan apa-apa dibandingkan kebahagiaan saat kita bisa bertemu lagi. Ini bukanlah epilog kisah kita, melainkan prolog untuk awal kehidupan kita yang berbahagia.
Sukses semuanya buat Omaga IPS 1. Jangan pernah lupain kita ya. Kita pasti bakal kumpul lagi.
 Big huge for Omaga <3

OMAGAAAA!

Komentar

Posting Komentar